2026年9月10日

Aksi Jual Besar-Besaran Hapus Lebih dari RM2.6 Miliar Nilai Pasar Petronas Chemicals

KUALA LUMPUR, 24 Nov — Saham Petronas Chemicals (PCHEM, 5183) mengalami tekanan jual besar hari ini,...

KUALA LUMPUR, 24 Nov — Saham Petronas Chemicals (PCHEM, 5183) mengalami tekanan jual besar hari ini, menyebabkan kapitalisasi pasarnya menyusut lebih dari RM2,64 miliar hanya dalam satu hari.

Penurunan ini dipicu oleh laporan keuangan terbaru yang mengecewakan. Untuk kuartal ketiga FY2025 (berakhir 30 September), perusahaan mencatat rugi bersih RM289 juta, menandai tiga kuartal berturut-turut merugi dan menjadi kinerja terburuk sejak 2010.

Sejumlah bank investasi menurunkan prospek mereka terhadap PChem, dengan analis memperkirakan perusahaan kemungkinan tetap mencatatkan kerugian sepanjang tahun 2025.

Harga saham PChem dibuka melemah dan sempat jatuh hingga 42 sen ke level terendah RM2.83. Saham ditutup sedikit lebih tinggi di RM2.92, namun tetap turun 33 sen atau 10,20%, menjadikannya saham dengan penurunan terbesar hari ini.

Kapitalisasi pasar PChem turun dari RM26 miliar menjadi RM23,36 miliar, atau hilang RM2,64 miliar dalam satu hari.


Empat saham utama bantu dongkrak indeks

FBM KLCI dibuka lebih tinggi pada 1.620,14 poin dan sempat naik ke 1.621,26 poin, namun kemudian melemah hingga ke level terendah 1.609,88 akibat beban dari penurunan PChem.

Menjelang penutupan, aksi beli pada Hong Leong Bank, Maxis, 99 Speedmart, dan MR DIY menyumbang total 9,104 poin, membantu indeks acuan berbalik menguat.

Volume perdagangan mencapai 5,805 miliar saham dengan nilai transaksi RM5,238 miliar. Sebanyak 533 saham naik, 611 turun, dan 530 stagnan.

Dari sisi sektor, tujuh sektor ditutup menguat — dipimpin oleh REIT, konsumer, dan konstruksi yang masing-masing naik lebih dari 1%. Enam sektor lainnya melemah, dengan sektor kesehatan dan utilitas mencatat penurunan terbesar lebih dari 1%.

接著讀

Jet Tempur F-15EX AS Tiba di Okinawa, Siap Hadapi J-20 Cina

Dua jet tempur terbaru F-15EX milik Angkatan Udara AS telah tiba di Pangkalan Udara Kadena, Okinawa. Ini merupakan pertama kalinya F-15EX dikerahkan ke luar negeri. Pengiriman ini bertujuan membuka jalan bagi penempatan permanen 36 unit F-15EX mulai 2026, guna memperkuat dominasi udara AS di rantai pulau pertama. Namun, dengan kehadiran jet tempur canggih Tiongkok seperti J-20 dan J-16 di Laut Cina Timur, analis menilai jet ini bisa lebih berfungsi sebagai "sasaran latihan" ketimbang alat pencegah.

421 天前