2026年9月10日

Farm Fresh Perluas Pasar di Dua Negara Asia Tenggara, Bidik Peluang Konsumen 500 Juta Penduduk

KUALA LUMPUR, 24 Nov — Farm Fresh Bhd (FFB, 5306), produsen susu terbesar di Malaysia, kini membidik...

KUALA LUMPUR, 24 Nov — Farm Fresh Bhd (FFB, 5306), produsen susu terbesar di Malaysia, kini membidik peluang pasar Asia Tenggara dengan total populasi lebih dari 500 juta orang.

Meski telah menjadi pemain utama di industri susu nasional, perusahaan ingin memperbesar kontribusi pendapatan dari pasar luar negeri.

Dalam wawancara dengan Oriental Daily, Direktur Pelaksana dan CEO Loi Tuan Ee mengungkapkan bahwa Farm Fresh menargetkan Filipina dan Kamboja sebagai langkah ekspansi berikutnya.

Menurutnya, industri susu Filipina masih kurang berkembang sehingga tingkat persaingan lebih rendah. Sementara itu, Kamboja sedang mencari alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada impor susu dari Thailand akibat hubungan diplomatik yang memburuk.

“Kami sedang berdiskusi dengan lembaga pemerintah Filipina. Jika kami memperoleh ratusan hektare tanah, kami dapat memelihara 4.000 hingga 5.000 sapi perah,” katanya.

Ia menambahkan, meski Indonesia memiliki populasi terbesar, industri susunya sangat kompetitif.


Filipina–Kamboja jadi pintu masuk menuju pasar 500 juta penduduk

Data IMF:

  • Filipina: 114 juta
  • Kamboja: 17,35 juta
  • Thailand: 70 juta
  • Indonesia: 280 juta

Loi mengatakan bahwa setelah bisnis di kedua negara tersebut stabil, Farm Fresh akan memperluas operasi ke lebih banyak negara Asia Tenggara, mengakses pasar dengan lebih dari 500 juta konsumen.

Pendapatan luar negeri saat ini kurang dari 20%, tetapi perusahaan menargetkan peningkatan hingga 30%–40%.

Di Malaysia, perusahaan tetap memperbesar kapasitas peternakan. Saat ini Farm Fresh memiliki 12.000 sapi, dan jumlahnya diharapkan meningkat menjadi 15.000 tahun depan.


Belanja modal RM300–400 juta dalam dua tahun

Termasuk ekspansi bisnis es krim, Farm Fresh merencanakan RM300–400 juta belanja modal dalam dua tahun ke depan.

Loi menyebut perusahaan tidak perlu menggalang dana baru. Farm Fresh baru-baru ini menerbitkan sukuk RM150 juta dan memiliki EBITDA tahunan sekitar RM200 juta.


Pengurangan saham Khazanah dianggap penyeimbangan portofolio normal

Menanggapi penjualan saham oleh Khazanah Nasional, Loi mengatakan langkah tersebut kemungkinan merupakan bagian dari penyesuaian portofolio normal.

Khazanah membeli 30% saham Farm Fresh seharga RM20 juta pada 2011 dan mulai menjual saham setelah IPO 2022. Total keuntungan diperkirakan mencapai RM900 juta, dan kini kepemilikannya telah turun di bawah 5%.

接著讀