2026年9月10日

Bintang Baru China Bersinar! Pengganti Li Meng Tampil Gemilang dengan 33 Poin dan 7 Rebound

Dalam ajang Kejuaraan Nasional Bola Basket Putri China 2025, forward tim nasional Zhai Ruoyun tampil...

Dalam ajang Kejuaraan Nasional Bola Basket Putri China 2025, forward tim nasional Zhai Ruoyun tampil luar biasa dengan serangan agresif dan efisien. Ia mencatat rata-rata 20,2 poin per pertandingan, menempati posisi teratas dalam daftar pencetak poin dan mengungguli banyak bintang nasional lainnya. Di usia 27 tahun, Zhai akhirnya menembus tim nasional China untuk pertama kalinya dan turut berlaga di Piala Asia Bola Basket Putri, di mana ia dipercaya sebagai salah satu penembak utama di bawah arahan pelatih Gong Luming.

Usai menimba pengalaman berharga di level internasional, Zhai kembali ke kompetisi domestik dengan performa yang semakin matang. Ia menjelma menjadi mesin poin tak terbendung, tampil menawan di kualifikasi PON maupun kejuaraan nasional. Gaya bermainnya yang percaya diri dan mematikan menjadikannya simbol baru pemain “cantik tapi tangguh” dalam skuad bola basket putri China.

Pada laga penentuan peringkat melawan Zhejiang, Zhai benar-benar menunjukkan kelasnya. Bermain selama 38 menit, ia mencatat 11 tembakan masuk dari 23 percobaan, termasuk 4 dari 7 tembakan tiga angka, serta 7 dari 9 lemparan bebas. Hasilnya, Zhai menutup pertandingan dengan 33 poin, 7 rebound, 2 assist, dan 1 steal, membawa Shanxi meraih kemenangan penting 94–88 atas Zhejiang.

Meski Shanxi kehilangan beberapa pemain utama, Zhai sukses mengambil alih peran sebagai motor serangan dan memimpin tim menembus enam besar nasional.

Saat ini, ia masih memuncaki daftar pencetak poin dengan rata-rata 20,2 poin per laga, disusul oleh Liu Yutong (19,7), Luo Xinyu (17,2), Han Xu (16,6), serta Fang Min dan Ma Wen yang sama-sama mencatat 15,8 poin per pertandingan.

Perjalanan Zhai di dunia basket dimulai sejak masa kuliah. Ia pernah membela Universitas Keuangan dan Ekonomi Tianjin, dan di sana ia sempat mencetak 50 poin dalam satu pertandingan, dengan 8 dari 9 tembakan tiga angka yang masuk—penampilan yang membuatnya dijuluki “penembak paling panas di liga.” Total, ia mengumpulkan 1.526 poin selama karier universitasnya, menjadikannya top scorer sepanjang masa dalam sejarah liga kampus.

Kini, dengan performanya yang konsisten dan mentalitas juara, Zhai Ruoyun tidak hanya menjadi kebanggaan Shanxi, tetapi juga simbol dari kebangkitan generasi baru bola basket putri China.

接著讀