Bintang Baru China Bersinar! Pengganti Li Meng Tampil Gemilang dengan 33 Poin dan 7 Rebound
Dalam ajang Kejuaraan Nasional Bola Basket Putri China 2025, forward tim nasional Zhai Ruoyun tampil...
Dalam ajang Kejuaraan Nasional Bola Basket Putri China 2025, forward tim nasional Zhai Ruoyun tampil luar biasa dengan serangan agresif dan efisien. Ia mencatat rata-rata 20,2 poin per pertandingan, menempati posisi teratas dalam daftar pencetak poin dan mengungguli banyak bintang nasional lainnya. Di usia 27 tahun, Zhai akhirnya menembus tim nasional China untuk pertama kalinya dan turut berlaga di Piala Asia Bola Basket Putri, di mana ia dipercaya sebagai salah satu penembak utama di bawah arahan pelatih Gong Luming.
Usai menimba pengalaman berharga di level internasional, Zhai kembali ke kompetisi domestik dengan performa yang semakin matang. Ia menjelma menjadi mesin poin tak terbendung, tampil menawan di kualifikasi PON maupun kejuaraan nasional. Gaya bermainnya yang percaya diri dan mematikan menjadikannya simbol baru pemain “cantik tapi tangguh” dalam skuad bola basket putri China.
Pada laga penentuan peringkat melawan Zhejiang, Zhai benar-benar menunjukkan kelasnya. Bermain selama 38 menit, ia mencatat 11 tembakan masuk dari 23 percobaan, termasuk 4 dari 7 tembakan tiga angka, serta 7 dari 9 lemparan bebas. Hasilnya, Zhai menutup pertandingan dengan 33 poin, 7 rebound, 2 assist, dan 1 steal, membawa Shanxi meraih kemenangan penting 94–88 atas Zhejiang.
Meski Shanxi kehilangan beberapa pemain utama, Zhai sukses mengambil alih peran sebagai motor serangan dan memimpin tim menembus enam besar nasional.
Saat ini, ia masih memuncaki daftar pencetak poin dengan rata-rata 20,2 poin per laga, disusul oleh Liu Yutong (19,7), Luo Xinyu (17,2), Han Xu (16,6), serta Fang Min dan Ma Wen yang sama-sama mencatat 15,8 poin per pertandingan.
Perjalanan Zhai di dunia basket dimulai sejak masa kuliah. Ia pernah membela Universitas Keuangan dan Ekonomi Tianjin, dan di sana ia sempat mencetak 50 poin dalam satu pertandingan, dengan 8 dari 9 tembakan tiga angka yang masuk—penampilan yang membuatnya dijuluki “penembak paling panas di liga.” Total, ia mengumpulkan 1.526 poin selama karier universitasnya, menjadikannya top scorer sepanjang masa dalam sejarah liga kampus.
Kini, dengan performanya yang konsisten dan mentalitas juara, Zhai Ruoyun tidak hanya menjadi kebanggaan Shanxi, tetapi juga simbol dari kebangkitan generasi baru bola basket putri China.
Wali Kota Chicago Menentang Trump: Teken Perintah untuk Menolak “Pendudukan Militer”
Ketegangan politik di Amerika Serikat kembali memanas. Wali Kota Chicago, Brandon Johnson, pada tang...
DJI ROMO: Debut Perdana Robot Vacuum dari Langit ke Lantai – Siap Lakukan “Serangan Dimensi Lebih Rendah”?
Sebulan yang lalu, DJI resmi meluncurkan seri robot vacuum pertamanya — DJI ROMO. Langkah lintas ind...
Seri Realitas Dunia Kerja: Seni Cerdas untuk Menghindari Tanggung Jawab
Seorang teman saya, yang menjabat posisi puncak di perusahaannya, bercerita kepada saya tentang satu...
Kejatuhan Pasar Kripto 11 Oktober: Bukan “Orang Dalam Trump” — Tapi Mantan CEO BitForex Garrett Jin?
1. Flash Crash: Orang Dalam atau Trader Jenius?Beberapa menit sebelum harga BTC dan ETH anjlok, seor...
Raksasa 750 Miliar Siap Berganti Nahkoda: Ketua Berusia 68 Tahun Mundur Setelah 32 Tahun Memimpin, Kekayaan Capai 2,4 Miliar RMB
Pada malam 28 November, raksasa pertambangan Tiongkok — Zijin Mining (SH601899, harga saham 28,58 yu...
WTT Doha Champions: Jadwal 10 Januari Resmi Dirilis—“Mo” Tantang Sang Mentor, Harimoto Berduel dengan “Le Petit Bu”
Pada 10 Januari (waktu Beijing), WTT Doha Champions memasuki fase krusial perempat final tunggal. Se...
Bukan Honor tidak berusaha—hanya saja persaingan (dan kenyataan) terlalu keras.
“Honor tidak mati—Honor sedang lahir kembali.”Begitu jawaban CEO Honor Li Jian pada 2025. Namun real...
Apple Menanggapi Isu Penurunan Harga iPhone Air: Produk Tidak Diproduksi Berdasarkan Pesanan, Tanggal Produksi Bisa Berbeda
Pada 27 Januari, toko resmi Apple di Tmall mengumumkan kampanye promosi Tahun Baru: mulai pukul 20:0...
Liga Champions Seperti Ini, Siapa yang Tak Jatuh Cinta? Tipis Antara Hidup dan Mati, Mourinho Kembali Jadi Legenda
Bahagia dan kecewa hanya terpaut satu momen.Hidup dan gugur ditentukan dalam hitungan menit.Inilah L...
Menjelang Ulang Tahun Ke-20 Girls' Generation, Yuri Umum Tinggalkan SM Entertainment
(Seoul, 1 Ogos) Anggota Girls' Generation, Yuri, mengumumkan bahawa beliau akan meninggalkan SM Ente...