2026年9月10日

Yu Minhong Mengajar Geografi Antartika Lewat Live—Sekalian Promosikan Jaket Down dengan Mulus

Menurut laporan Kuai Technology pada 16 Desember, malam tadi pendiri New Oriental, Yu Minhong, muncu...

Menurut laporan Kuai Technology pada 16 Desember, malam tadi pendiri New Oriental, Yu Minhong, muncul di livestream Douyin milik Oriental Select (Dongfang Zhenxuan) untuk berbagi cerita dan momen menarik dari perjalanannya ke Antartika.

Tak lama setelah siaran dimulai, jumlah penonton online segera menembus 10.000 orang. Sepanjang live berlangsung, sesekali juga terlihat penonton memberikan tip (gift) sebagai bentuk dukungan.

Dalam sesi tersebut, Yu menayangkan video yang ia rekam tentang penguin, serta panorama matahari terbit dan terbenam di Antartika. Melalui tayangan itu, ia menjelaskan pengetahuan dasar geografi Antartika, mengulas kisah-kisah eksplorasi manusia ke benua tersebut, dan memperkenalkan secara singkat kondisi umum stasiun riset Antartika milik Tiongkok.

Tak heran, sejumlah warganet pun berseloroh di kolom komentar: Yu Minhong seperti “berubah jadi guru geografi”.

Yu juga bercerita bahwa saat berwisata di Antartika, cukup banyak peserta perjalanan yang mengalami mabuk laut. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mabuk laut.

Ia menambahkan, kondisi lingkungan Antartika “tidak perlu dibayangkan sekeras itu.” Saat melakukan trekking di sana, rombongan mereka bahkan sempat melepas jaket tebal dan memasukkannya ke dalam ransel karena merasa tidak terlalu dingin.

Menariknya, Yu menyebut tujuan perjalanannya ke Antartika berkaitan dengan kegiatan sosial (公益). Di saat yang sama, ia juga ingin melakukan pengamatan langsung untuk potensi bisnis pariwisata dan budaya (文旅) di kawasan tersebut.

Setelah livestream resmi ditutup, Yu Minhong masih bertahan di ruang siaran dan sempat bergabung bersama host untuk sesi singkat penjualan produk—sekalian mempromosikan jaket down.

Di sisi lain, Yu Minhong sebelumnya kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah surat tulisan tangan untuk seluruh karyawan, dalam rangka peringatan 32 tahun New Oriental, memicu gelombang perbincangan.

Bersamaan dengan momen Yu menikmati “dunia es” Antartika dan melihat penguin, sejumlah karyawan New Oriental di dalam negeri ramai-ramai mengunggah keluhan di media sosial terkait jam kerja panjang dan lembur dengan intensitas tinggi.

Ada karyawan yang mengaku menerima email pekerjaan saat masih di MRT setelah pulang pukul 20.30, dan menyebut jadwal mengajar 10 jam sebagai “siksaan”. Tak sedikit pula yang menyindir, ketika sang bos menikmati liburan di salju Antartika, mereka masih harus bekerja di kantor hingga pukul 22.00.

接著讀