2026年9月10日

Keberanian besar Shao Jiayi! Lima pemain kunci timnas tidak diberi satu menit pun bermain, memicu perdebatan hangat

Dalam laga kedua FIFA International Series, Timnas China menghadapi Kamerun. Awal pertandingan yang ...

Dalam laga kedua FIFA International Series, Timnas China menghadapi Kamerun. Awal pertandingan yang lambat membuat China kebobolan dua gol lebih dulu dan tertinggal 0-2.

Dari segi tempo dan kualitas permainan, Kamerun terlihat berada di level yang lebih tinggi. Meskipun tidak menurunkan skuad terbaik, mereka tetap diperkuat oleh sejumlah pemain yang bermain di liga-liga top Eropa, sehingga mampu mendominasi jalannya pertandingan di babak pertama.

Memasuki babak kedua, pelatih Shao Jiayi melakukan perubahan taktik dengan beralih ke formasi empat bek. Perubahan ini memberikan dampak positif—pertahanan menjadi lebih solid dan serangan lebih hidup, sehingga Kamerun tidak mampu menambah gol.

Timnas China juga menciptakan beberapa peluang berbahaya. Peluang terbaik datang dari Lin Liangming yang berhasil mendapatkan situasi satu lawan satu. Sayangnya, meskipun posisi dan kekuatan tembakan sudah ideal, bola gagal berbuah gol.

Pertandingan pun berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk China. Sementara itu, rumor mengenai perekrutan tiga MVP K-League untuk dinaturalisasi telah dipastikan tidak benar.

Dalam laga ini, lima pemain tidak mendapatkan kesempatan bermain, yaitu Ma Zhen, Liu Dianzuo, Li Zhenquan, Huang Zhengyu, dan Li Yang. Untuk posisi kiper, hal ini masih wajar, namun pemain lainnya sebenarnya berpeluang tampil sebagai pemain pengganti.

Keputusan tersebut kemungkinan besar diambil berdasarkan kebutuhan taktik dan situasi pertandingan. Dengan pemusatan latihan berikutnya dijadwalkan pada bulan Juni, diharapkan tim dapat menunjukkan perkembangan yang lebih baik.

Para pemain yang belum tampil masih memiliki peluang, asalkan mampu menunjukkan performa konsisten di liga domestik dan selama latihan.

接著讀