2026年9月10日

Produk DJI Turun Harga hingga Rp 3 Juta, Konsumen Lakukan Retur Massal

8 Oktober 2025 — Produsen teknologi asal Tiongkok, DJI, kembali jadi sorotan setelah menurunkan harg...

8 Oktober 2025 — Produsen teknologi asal Tiongkok, DJI, kembali jadi sorotan setelah menurunkan harga sejumlah produknya secara signifikan — hanya beberapa hari setelah banyak konsumen melakukan pembelian.

Di toko resmi DJI di JD.com, terlihat penurunan harga hingga 1.478 yuan (sekitar Rp 3,3 juta) untuk berbagai produk seperti kamera, drone, mikrofon nirkabel, hingga robot penyedot debu. Promo berlangsung 9–14 Oktober dalam rangkaian kampanye “Double 11”.


😠 Konsumen Protes: “Baru Beli, Sekarang Turun Harga!”

Banyak pengguna media sosial mengaku kecewa, bahkan langsung melakukan retur.
Seorang pembeli mengatakan ia membeli Pocket 3 seharga 3.499 yuan, tetapi versi baru kini dijual 3.198 yuan. “Saya sudah kembalikan barangnya dan akan beli ulang,” ujarnya.

Konsumen lain mengaku ingin pengembalian selisih harga setelah produk yang ia beli seharga 4.200 yuan turun 700 yuan. Namun, kebijakan toko DJI di JD.com hanya memberikan jaminan harga 7 hari, dan ia melewati tenggat itu.


🛒 Kebijakan Resmi: 7 Hari Perlindungan Harga, Syarat Retur Berbeda

Pihak DJI di JD.com menyebut pelanggan bisa meminta pengembalian selisih harga dalam 7 hari setelah penerimaan barang, jika harga resmi turun.
Namun, syarat retur berbeda-beda: drone dapat dikembalikan dalam 30 hari, produk listrik 15 hari, dengan catatan kemasan dan kondisi produk harus tetap sempurna.


🏬 Pembeli Offline: Ada yang Dapat Kompensasi, Ada yang Masih Menunggu

Konsumen yang membeli di toko fisik DJI justru menghadapi proses yang lebih rumit.
Salah satu pembeli di Guilin mengatakan bahwa ia membeli Pocket 3 kurang dari sebulan lalu dan telah dijanjikan “tidak akan ada penurunan harga”. Setelah tahu harga turun 700 yuan di online, ia menuntut kompensasi, namun belum ada hasil.

Beberapa pembeli lebih beruntung — ada yang menerima kompensasi berupa selisih uang atau aksesori tambahan, tergantung pilihan.


⚖️ Pandangan Hukum: Penurunan Harga Sah, Tapi Risiko Reputasi Tetap Ada

Pengacara senior You Yunting dari Shanghai Debund Law Firm menegaskan bahwa keputusan menurunkan harga merupakan hak bisnis perusahaan, selama tetap mematuhi peraturan perlindungan konsumen.

Namun ia juga mengingatkan bahwa ketidakteraturan kebijakan dan komunikasi yang kurang transparan bisa menyebabkan hilangnya kepercayaan konsumen.

“Menurunkan harga bukan masalah,” ujarnya. “Masalah muncul ketika pelanggan merasa tertipu atau tidak dihargai.”

接著讀