OpenAI Punya Uang Tak Terbatas? Gelembung AI Mengingatkan pada Era Dot-Com
OpenAI kembali memicu euforia pasar. Dalam waktu sebulan, perusahaan raksasa seperti Broadcom, Oracl...
OpenAI kembali memicu euforia pasar. Dalam waktu sebulan, perusahaan raksasa seperti Broadcom, Oracle, NVIDIA, dan AMD mengalami lonjakan harga saham setelah mengumumkan kerja sama dengan OpenAI — menambah nilai pasar gabungan hingga triliunan dolar AS.
Broadcom “Menang Dua Kali”
Saham Broadcom naik 10% setelah mengumumkan kolaborasi dengan OpenAI untuk mengembangkan chip AI khusus. Nilai pasarnya kini hampir mencapai 1,7 triliun dolar AS, melampaui TSMC dan hanya kalah dari NVIDIA. Ini adalah kali kedua saham Broadcom melonjak karena OpenAI, setelah sebelumnya diduga menerima pesanan misterius senilai 10 miliar dolar AS dari OpenAI.
Serangkaian Kesepakatan Raksasa
Dalam sebulan terakhir, OpenAI menandatangani beberapa kerja sama besar:
- Kesepakatan layanan cloud senilai 300 miliar dolar AS dengan Oracle;
- Investasi dan pembelian chip hingga 100 miliar dolar AS dengan NVIDIA;
- Kerja sama dengan AMD untuk prosesor berkapasitas 6 GW;
- Pengembangan bersama chip AI 10 GW dengan Broadcom.
Kesepakatan ini memperkuat kapasitas komputasi OpenAI dan mendiversifikasi pasokan chip, sekaligus memicu kenaikan harga saham para mitranya.
Biaya Ekspansi yang Besar
Meski pendapatannya tumbuh pesat, OpenAI masih merugi besar. Kerugian bersih tahun lalu mencapai sekitar 4 miliar dolar AS dan diperkirakan naik dua kali lipat tahun ini. CEO Sam Altman berencana menggelontorkan lebih dari 115 miliar dolar AS dalam lima tahun ke depan untuk membangun pusat data — jauh melebihi dana yang tersedia.
Untuk mengurangi tekanan keuangan, OpenAI menggunakan skema “investasi untuk pembelian” dengan produsen chip seperti NVIDIA dan AMD, menukar potensi pertumbuhan masa depan dengan dukungan perangkat keras saat ini.
Tanda-Tanda Gelembung
Dengan valuasi lebih dari 500 miliar dolar AS, OpenAI kini menjadi startup paling bernilai di dunia. Elon Musk mengkritik valuasi tersebut sebagai berlebihan dan memperingatkan adanya “gelembung AI.” Bahkan Altman sendiri mengakui bahwa pasar AI sedang berada dalam fase gelembung.
Banyak ekonom membandingkan tren ini dengan gelembung dot-com di awal tahun 2000-an — ketika keyakinan terhadap teknologi internet mendorong valuasi berlebihan sebelum akhirnya runtuh. Kini, risiko pasar semakin terpusat pada segelintir raksasa teknologi.
Antara Optimisme dan Kehati-hatian
Pihak optimis menilai industri AI dan semikonduktor saat ini lebih kuat secara fundamental, dengan arus kas yang stabil dan permintaan tinggi. Dengan kebijakan suku bunga yang menurun, risiko kejatuhan pasar juga lebih kecil dibandingkan tahun 2000 atau 2008.
Namun, apakah investasi besar OpenAI dapat menghasilkan keuntungan yang sepadan masih menjadi pertanyaan. Apakah ini revolusi teknologi sejati, atau sekadar permainan modal yang berulang?
[Akhir di Depan Mata?] Højlund Pertimbangkan Tinggalkan Manchester United Demi Piala Dunia – Tolak Tawaran Tukar dengan Leipzig
Pernah dianggap sebagai penyerang masa depan Manchester United, kini Rasmus Højlund menghadapi dilem...
Selamat Tinggal Era Nuklir: Jerman Resmi Hancurkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Terkuat di Negeri Itu
Pada 25 Oktober, Jerman menandai berakhirnya sebuah era dengan meledakkan Pembangkit Listrik Tenaga ...
Dari Wonderkid €60 Juta ke Pinjaman Murah? Real Madrid Lepas Endrick ke Ligue 1 Senilai €1 Juta, Tanda Kesabaran Raksasa Mulai Habis
Siapa sangka, baru sekitar enam bulan lalu masih dielu-elukan sebagai “penerus Pelé” dengan valuasi ...
[Gelombang IPO Bursa Malaysia] Saham Baharu “Dua Dunia” — Lima Pemenang Utama Melonjak Hingga Berganda
(Kuala Lumpur, 26 haribulan) Dengan penyenaraian saham baharu terakhir tahun ini, Huashang Green Ene...
Ketika Rekan Kerja Meninggal Mendadak dan Hanya Dikenang Satu Menit: Mengapa Arsitek TI Usia 40 Tahun Memilih Di-PHK
Rapat lintas negara pukul tiga pagi.Dongeng sebelum tidur tergantikan email darurat.Dan satu keputus...
Xiao Shenyang menanggapi dengan candaan permintaan maaf Shen Jiarun kepada Mao Buyi: “Saya saja belum sempat kerja bareng, kamu sudah bisa senang duluan.”
Satu kalimat bercita rasa khas Timur Laut Tiongkok—“Saya saja belum sempat kerja bareng, kamu malah ...
Shougang Kembali Tembus Empat Besar—Namun Kabar Buruk Datang: Tiga Pilar Utama Terancam Absen Lama, Masih Mampukah Meraih Gelar Juara?
Beijing Shougang menutup laga dengan kemenangan dramatis 79–73 dalam sebuah pertarungan keras. Di te...
Kenaikan Harga Smartphone: Merek Mid-to-Low-End Tertekan, Premiumisasi Mungkin Akan Meningkat
Menurut China News Service, beberapa merek smartphone domestik utama—termasuk OPPO, vi...
Apakah laga utama pekan ke-4 Liga Super China adalah Shenhua vs. Jinmen Tiger? Ternyata bukan — sorotan justru tertuju pada bagaimana Qingdao Hainiu tampil kuat dan mengalahkan Henan, menjadi topik hangat perbincangan.
Putaran keempat Liga Super China segera dimulai, dan suasananya dipastikan penuh drama serta kejutan...
Kembali kuat setelah 7 tahun — EXO siap mengguncang Kuala Lumpur pada 20 Juni
(Kuala Lumpur, 10 April) Grup K-pop legendaris EXO resmi mengumumkan kembalinya mereka ke Malaysia! ...